Literary is fun!
Mungkin awal gue jatuh cinta sama per-puisian adalah ketika gue kelas 2 SMP (atau kelas 3 ya, lupa deh~). waktu itu ada lomba bahasa bergengsi di Bogor yang bertitel La Sastra, dulu sih ada di SMA Negeri 5, masih kah?
Ceritanya dulu angkatan gue kekurangan personil buat maju dalam lomba deklamasi puisi, dan tiba-tiba aja gue ditunjuk menjadi salah satu perwakilan -__-a
Alasannya? nilai Bahasa Indonesia gue bagus dan gue sering ikut Speech Contest. alasan kedua absurd emang, gue berpikir guru BI gue rada maksa menambahkan alasan itu. tapi singkatnya ya gue maju juga.
Dulu pemikiran gue soal pembacaan puisi hanyalah membaca dengan nada yang itu-itu aja, penekanan di awal kelimat doang. tapi ketika dicoba, it was much more than that, susah bo T___T
Singkat cerita, gue ga menang (LOL) tapi gue jadi tertarik, bahkan semakin jatuh cinta sama dunia per-puisian.
Nah itulah prolog buat puisi gue berikut hahahaha.
Sebenarnya gue ngga terlalu menganggap ini puisi sih, mungkin setengah puisi aja kali ya >.<
tema nya masih seputar per-willow-an...
gue nulis ini waktu gue masih SMA dan jadi secret admirer dan bla bla bla~ (silakan dilihat di posting sebelumnya >> http://ayuewillow.blogspot.com/2010/09/willow-story.html)
Pohon Willow dan Daun Maple
aku adalah pohon willow . hidup untuk mencinta
akarku mencengkeram tanah . membangun dasar untuk cintaku
batangku kokoh dan besar . untuk menampung semua cinta
rantingku menggapai langit . meraih angan tentang cinta
berjuta pembuluh mengaliri tubuhku . memberi energi untuk cinta
daunku sebanyak taburan bintang . sebanyak yang ingin kuberi untuk cinta
dan aku mencintai...
sehelai daun maple yang tumbuh di seberang
akarku mencengkeram terlalu erat . aku tak bisa mendekat padanya
batangku yang kokoh tak lagi berguna . cintaku bahkan tak bisa lagi ditampungnya
rantingku hampir mencapai langit . tapi tak sanggup menggapai ujung helai nya
berjuta pembuluhku menangis . menguras semua energi untuk mencinta
kuterbangkan surat cintaku pada daun-daunku yang gugur . tapi tak satupun sampai padanya
lalu angin bertiup...
membawa daun maple menjauh dari pandanganku
aku adalah pohon willow . kini aku berdiri sendiri
bersama segala cintaku . gairah yang tak pernah terpuaskan
tapi aku tetap tumbuh . bersama harapanku tentang cinta
karena aku pohon willow . hidup untuk mencinta
Saturday, September 4, 2010
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment